Sistem Pembayaran Lama dan E-Toll? Mana yang lebih Baik?

Jasamarga sebagai penyedia layanan jasa di bidang jalan tol menghimbau agar seluruh pengendara mulai menggunakan e-toll sebagai alat pembayaran. Himbauan ini memiliki tujuan untuk memaksimalkan layanan transaksi pada gerbang tol, agar pengguna terhindar dari antrean dan dapat berkendara dengan lebih nyaman.

Meskipun penggunakan gerbang tol otomatis ini dapat berpengaruh pada berlangsungnya pekerjaan para petugas jalan tol, Jasamarga sendiri yang merupakan penyedia jasa layanan tol, mengungkapkan bahwa tidak ada karyawan Jasamarga yang akan di PHK. Mereka hanya akan dipindahtugaskan untuk bekerja di wilayah kantor.

Sebagian karyawan mengaku setuju dengan keputusan tersebut karena bekerja menjadi petugas di gerbang jalan tol lumayan berisiko. Hal ini berkaitan dengan ruangan yang panas, fasilitas yang kurang nyaman,  bahaya asap kendaraan dan resiko zat kimia yang terkandung dalam uang pembayaran.

Masyarakat memiliki pendapat sendiri terkait pembaharuan sistem yang lebih canggih ini. Ada yang merasa senang karena lebih dimudahkan dalam transaksi pembayaran. Ada yang lebih suka dengan penerapan sistem pembayaran lama dengan mengandalkan petugas. Ada pula yang setuju dengan sistem ini, namun mereka masih belum memutuskan membelinya.

Sebagian pengendara beralasan lebih familiar dengan transaksi tunai yang dibayarkan langsung pada petugas. Apalagi mereka mengaku belum tahu betul cara menggunakan e-toll card yang baik dan benar. Padahal jika seluruh pengendara mulai menggunakan e-toll sebagai alat pembayaran di GTO, diperkirakan tidak akan ada lagi yang namanya antrean. 

Jika antrean benar-benar menghilang dari gerbang tol, tentunya target pemerintah untuk mengurangi kemacetan agaknya bisa sedikit teratasi. Hal ini juga dapat mengurangi stress bagi para pengguna yang tergesa-gesa untuk segera sampai di tempat tujuanya. Pengguna tidak perlu lagi buru-buru mengambil uang tunai dan mengalami antrean saat membayar.

Saat Anda menggunakan e-toll card, Anda dapat mengakses layanan E-Toll Pass. Transaksi ini dijamin paling efektif karena Anda tak perlu memberhentikan kendaraan saat akan melakukan pembayaran. Transaksi ini dapat dilakukan jika Anda memiliki alat sensor yang terdapat di kaca mobil Anda.

Layanan E-Toll Pass ini dapat dilakukan hanya dalam waktu kurang dari 6 detik. Anda hanya perlu menjalankan mobil dalam kecepatan 10 km/ jam melewati gerbang tol, kemudian saat Anda mendengar bunyi beep pada perangkat onboard, maka proses transaksi telah berhasil dilakukan.

Bagi Anda yang masih belum memiliki e-toll card, sebaiknya Anda segera membelinya di seluruh cabang Mandiri Jabodetabek, seluruh outlet Indomaret di Jabodetabek dan Kantor Gerbang jalan Tol. Apalagi saat ini telah ditetapkan ketentuan pemberhentian layanan pembayaran tunai bagi para pengguna jalan tol.

Untuk masalah isi ulang e-toll card, Anda tidak perlu khawatir karena Bank Mandiri juga memberikan kemudahan untuk fasilitas tersebut. Anda dapat melakukan isi ulang dengan sistem e-banking, membayar secara tunai di cabang kantor Bank Mandiri, di Outlet Indomaret ataupun di kantor gerbang tol yang akan Anda lewati.

Berbagai kemudahan dalam menggunakan e-toll card di GTO dapat membuat pengalaman berkendara Anda menjadi lebih nyaman. Namun baik sistem pembayaran yang lama, maupun pembaharuan sitem transaksi e-toll card memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing bagi para pengunanya. Jadi, mana yang paling baik menurut Anda?

0 komentar:

Posting Komentar