Kapan Kita Harus Berobat ke Spesialis Penyakit Dalam?

Omcau - Cabang-cabang ilmu kedokteran memang jenisnya sangatlah banyak, karena pada dasarnya mereka yang sudah lulus menempuh jenjang pendidikan strata 1 kedokteran dan juga sudah sah di lantik menjadi seorang dokter, maka nantinya bisa melanjutkan study atau pendidikan lagi untuk spesialisasi mereka, sehingga nantinya bisa mendapatkan gelar sebagai dokter spesialis. Jenis-jenisnya sendiri sangatlah banyak, salah satu yang mungkin sudah tidak begitu asing bagi Anda adalah spesialis penyakit dalam atau yang dikenal juga sebagai internis. 

spesialis penyakit dalam

Hampir semua rumah sakit besar pastinya memiliki spesialis yang satu ini, umumnya internis tersebut bekerja untuk menangani berbagai macam keluhan atau masalah kesehatan yang dialami oleh pasien dewasa dan juga lansia. Dimana yang dicakup sendiri adalah semua bagian atau organ tubuhnya, namun masalah yang ditangani ini adalah terkait dengan jenis-jenis penyakit yang sifatnya adalah non bedah, dengan berbagai gejala dan juga keluhan yang dialaminya. 

Umumnya jenis tindakan medis yang dapat dilakukan oleh spesialis penyakit dalam ini sendiri adalah: 

  1. Melakukan evaluasi gejala-gejala yang dialami oleh pasiennya tersebut, hal ini dilakukan setelah sesi tanya jawab singkat sehingga nantinya mereka bisa mengetahui gejala atau diagnosis awal dari penyakit yang diderita oleh pasien tersebut.
  2. Memberikan pelayanan kesehatan yang sifatnya preventif, yaitu digunakan untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih serius, seperti diantaranya adalah dengan melakukan vaksinasi pada orang dewasa, kemudian juga upaya-upaya yang dapat menurunkan resiko terhadap sebuah penyakit tertentu, juga digunakan untuk menilai keberhasilan sebuah terapi juga merencanakan tindak lanjut yang lainnya.
  3. Melakukan pemeriksaan fisik, kemudian dari pemeriksaan ini adalah dilakukan penilaian terhadap hasilnya, selain pemeriksaan fisik maka nantinya juga ada cek darah, EKG, pemeriksaan dari fungsi paru, menganalisis cairan tubuh layaknya urine hingga dahak. USG, Rontgen dan juga CT Scan.
  4. Memberikan pengobatan pada pasien terkait dengan kondisi kesehatan yang mereka alami.
  5. Mengatur asupan pola makan pasien, hal ini dilakukan bersama dengan dokter gizi, sehingga nantinya nutrisi yang diterima oleh pasien terkait dengan penyakit tertentu yang dideritanya juga bisa tercukupi dan sehat, khususnya adalah terkait dengan kondisi-kondisi tertentu layaknya obesitas, malnutrisi hingga terkena penyakit diabetes melitus sampai dengan masalah ginjal kronis.
  6. Menangani pasien yang kondisinya sudah kritis.
  7. Memberikan rekomendasi perawatan yang diderita oleh orang dewasa dan juga lansia. 

Lalu sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan pada dokter spesialis internis ini? berikut diantaranya yang wajib Anda ketahui: 

  1. Memiliki keluhan dan juga gejala penyakit yang mempengaruhi sistem dan juga organ tubuh, diantaranya adalah masalah pernapasan, pencernaan, jantung dan masih banyak lagi diantaranya sehingga menganggu rutinitas sehari-hari.
  2. Gejala kesehatan yang dialami tersebut sangatlah luas dan juga komples, sehingga tidak tahu harus berobat ke dokter spesialis apa, maka dianjurkan ke internis terlebih dahulu.
  3. Memerlukan perawatan kesehatan yang sifatnya jangka panjang atau komprehensif.
  4. Memerlukan tidak pencegahan terhadap suatu jenis penyakit tertentu, karena memang ada faktor genetik yang menghantui, maupun faktor dari lingkungan. 

Anda dengan kondisi-kondisi di atas maka bisa langsung menjalani pengobatan ke dokter spesialis penyakit dalam ini, di setiap rumah sakit ada, namun mungkin tidak terlalu banyak jumlahnya, kecuali di beberapa rumah sakit besar dimana memang kompetensinya juga sudah tidak perlu diragukan lagi.

0 komentar:

Posting Komentar